Showing posts with label ukhuwah. Show all posts
Showing posts with label ukhuwah. Show all posts

Monday, May 31, 2010

Semboyan Telah Berbunyi

Bismillah Ar-Rahman Ar-Rahim

Kita digemparkan dengan peristiwa-peristiwa yang menyayat hati apabila pasukan keamanan konvoi yang membawa bantuan ke Gaza telah diserang oleh pihak rejim Zionis. Kekejaman ini dikutuk secara keras oleh negara-negara Islam dan juga bukan Islam kerana Israel telah melanggar undang-undang antarabangsa. Apa yang digeramkan bukanlah kerana melanggar undang-undang semata tetapi martabat serta maruah agama Islam telah dicabuli oleh Yahudi Laknatullah. Rejim Zionis telah bertindak kejam dengan melancarkan serangan ke atas kapal yang membawa penumpang yang tidak bersenjata. Kemudian Menteri Hubungan Luar Negara Yahudi telah memberi alasan bahawa pihak tentera mereka terpaksa bertindak kerana konvoi itu mempunyai provokasi Anti-Israel.

Wahai umat Islam yang membaca mesej ini, bangunlah dari lena mu...Semboyan Jihad Telah Berbunyi. Allah telah memberi isyarat jihad ke atas kita tuk menegakkan kalimahNya di atas muka bumi Allah ini. Bukankah kita yang seharusnya memakmurkan bumi ini? Kita umat yang terbaik..

"kamu adalah sebaik-baik umat yang dilahirkan untuk manusia,kerana manganjurkan kebaikan dan mencegah mungkar dan beriman kepada Allah"   Ali-Imraan: 110

"dan (ingatlah) ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat "Aku hendak menjadikan khalifah di bumi"  Al-baqarah: 30

Kalau bukan kita yang membela agama ini,siapa lagi? Siapa yang kita mahu harapkan?

Tuesday, December 29, 2009

Teori Ukhuwah

Selesainya perang Badar petugas logistik mengamati pejuang-pejuang Islam yang terluka. Sambil diubati juga diberikan makan atau minum yang dibawakannya. Saat sedang melayani orang-orang yang memerlukan bantuannya. Petugas ini mendengar ada suara orang yang meminta air kerana rasa haus yang teramat sangat. Petugas tersebut mendatanginya. Namun ketika akan dituangkan pada mulut orang itu terdengar pula suara orang yang juga berhajat pada air. Lalu orang pertama yang membawakan air itu berkata pada petugas logistik itu. “Berikan air itu padanya, dia lebih memerlukannya berbanding diriku!”. Maka petugas itu segera menemui orang kedua itu. Akan tetapi ketika akan diminumkan air, orang kedua ini mendengar ada orang lain yang juga memerlukannya. Orang kedua pun mengatakan, “Berikan air itu padanya dia lebih perlu daripada saya”. Petugas itupun segera mencari-cari sumber suara tadi. Rupanya orang ketiga yang memerlukan air ketika ia jumpai sudah meninggal dunia. Secepat kilat petugas itu mendatangi orang kedua tadi. Akan tetapi kedua pun telah meninggal dunia. Ia pun berlari menjumpai orang pertama. Begitupun orang pertama, ia dapati telah meninggal dunia.


Itulah kisah manusia yang diabadikan sepanjang sejarah. Mereka ditautkan oleh

Monday, December 7, 2009

Tugas Masyarakat Terhadap Masya'ir Islamiyah

Peranan masyarakat Islam terhadap masya'ir Islamiyah itu tergambar dalam beberapa hal berikut ini:
1. Memperkuat masya'ir itu dan meluruskannya serta menyebarkannya dengan segala sarana penerangan dan pendidikan, seperti masjid, sekolah, buku, surat kabar, radio, televisi' dan theater dan seluruh sarana yang dapat merealisasikan tujuan.
Sungguh kita bisa melihat bagaimana Rasulullah memperkuat perasaan bersaudara di antara kaum Muslimin itu dengan berdoa setiap selesai shalat:
"Ya Allah Tuhan kami, dan Rabb segala sesuatu serta pemiliknya, saya bersaksi bahwa sesungguhnya seluruh hamba-Mu itu bersaudara."
Doa ini untuk memperkuat nilai yang besar. Di antara nikmat yang dimiliki oleh kaum Muslimin adalah bahwa pemikiran dan perasaan yang dibawa oleh agama mereka tidak sekedar ide yang cemerlang, tetapi juga disertai dengan syiar-syiar ibadah, dan tata cara kehidupan sehari-hari. Sehingga ketika kita melihat shalat dalam Islam, maka kita akan mendapatkan. bahwa shalat itu menegaskan secara kontinyu terhadap apa yang didakwahkan oleh Islam, yaitu berupa ta'aruf (saling berkenalan), persaudaraan, cinta dan persamaan hak. Demikian juga puasa dan haji, adab menghormati, mendoakan orang yang bersin, menjenguk orang yang sakit dan lain-lain dari tata cara bermasyarakat yang ditekankan oleh Islam.
2. Mewujudkan perasaan yang Islami dalam realita yang bisa dirasakan dan kondisi-kondisi strategis.
Perasaan kasih sayang dan cinta di antara kerabat harus diwujudkan dalam bentuk silaturahim, saling mengunjungi dan saling menanggung. Hal itu tergambar dalam aturan "nafkah" dalam Islam, yang mewajibkan bagi kerabat yang kaya berinfak kepada kerabatnya yang membutuhkan, sebagaimana firman Allah SWT:
"Dan berikanlah kepada keluarga-keluarga yang dekat akan haknnya." (Al Isra': 26)
"Dan orang-orang yang mempunyai hubungan darah satu sama lain lebih berhak (waris mewarisi) di dalam Kitab Allah." (Al Ahzab: 6)
Sebagaimana juga aturan waris, dalam firman Allah SWT:
"Bagi laki-laki ada hak bagian dan harta peninggalan ibu bapak dan kerabatnya, dan bagi wanita ada hak bagian (pula) dan harta peninggalan ibu bapa dan kerabataya, baik sedikit atau banyak menurut bagian yang telah ditetapkan." (An-Nisaa': 7)
Perasaan bersaudara dan cinta....

Ta'awun, Tanaasur Dan Taraahum


Ta'awun (saling tolong menolong), tanaashur (saling mendukung) dan taraahum (saling berkasih sayang) adalah merupakan buah dari ukhuwah. Karena apalah artinya berukhuwah jika kamu tidak membantu saudaramu ketika memerlukan dan menolongnya ketika dia ditimpa oleh cobaan, serta belas kasihan kepadanya ketika ia lemah.
Rasulullah SAW telah menggambarkan tuiuan saling tolong menolong dan keterikatan antara kaum Muslimin dalam bermasyarakat antara yang satu dengan lain dengan gambaran yang mantap. Sebagaimana dalam sabdanya:
"Mukmin yang satu dengan yang lainnya bagaikan sebuah bangunan yang saling memperkuat antara sebagian dengan sebagian yang lainnya. (Rasulullah SAW sambil memasukkan jari-jari tangan ke sela jari jari lainnya) (HR. Muttafaqun 'alaih)
Satu batu merah tentu saja lemah, meskipun terlihat kuat. Dan seribu batu bata yang berserakan (tidak teratur), tidak mampu berbuat apa-apa yang tidak bisa berbentuk bangunan. Akan terbentuk bangunan yang kuat manakala batu bata itu disusun dengan teratur dalam susunan yang rapi dan kokoh sesuai dengan aturan yang berlaku. Ketika itulah akan terbentuk dari batu-batu tersebut dinding yang kokoh dan dari dinding-dinding itu akan terbentuk rumah yang kuat pula, yang tidak mudah dirobohkan oleh tangan-tangan yang merusak.
Rasulullah SAW dalam hadits lainnya juga menggambarkan keterikatan masyarakat Islam antara yang satu dengan yang lainnya dalam bentuk cinta dan kasih sayang sebagai berikut:
"Perumpamaan orang-orang mukmin dalam (menjalin) cinta dan kasih sayang di antara mereka bagaikan tubuh yang satu, apabila ada anggota (tubuh) yang merasa sakit, maka seluruh anggota yang lainnya merasa demam dan tidak bisa tidur." (HR. Muslim)
Anggota tubuh yang satu dengan yang lainnya......